590 days

Terkadang kutanyakan pertanyaan pada diriku sendiri, hal apa darimu yang membendung perasaan nyaman ini?

Terkadang kutanyakan pertanyaan, kenapa mataku dalam detik-detik waktu tidak bisa sama sekali menatapmu?

Terkadang kutanyakan, kenapa perasaan ini ada?

Apakah selama ini aku cukup pandai menyembunyikan perasaan? Atau bahkan kau yang pandai menyembunyikan sebuah fakta bahwa kau sudah tahu perasaanku.

Yang terpenting, apa tempat kecil dalam ruang hatimu masih ada?

Aku tau memendam itu sakit.

Kadang aku hanya ingin bungkam, tidak ingin tahu sebuah jawaban atas pertanyaanku. Meski kutau yang kudengar bisa saja sebuah jawaban yang indah, sebuah fakta bahwa ada sedikit tempat untukku.

Tapi bagaimana kalau sebaliknya?

Bisa saja yang kudengar sebuah jawaban yang membuatku sadar

Kalau aku jatuh cinta sendirian.

Sore | Makassar | 13 Agustus | 2018

Advertisements

Another shit

I already warned my heart
I said don’t hope too much
But I do

I already warned my mind
I said stop thinkin’ about him
But I am

I already warned myself
I said don’t think he’s gonna feel the same
Because he’s not

Loving someone who doesn’t love you back is like reaching for a star. You know you’ll never reach it but you just have to keep on trying. Because someday, who knows? It might fall.

But please,

Just don’t hope too much.

“Who hurt you?”

“My own expectations”

Kontras

Terkadang, kita ingin mengungkapkan sesuatu. Tapi tentu saja melakukannya tidak segampang berniat. Rasanya ada sesuatu yang tertahan di dada. Sulit tuk diungkapkan, namun sesak saat dipendam. Bingung, mungkin jawaban yang kurang tepat namun menjerumus pada gambaran tersebut.

Manusia memang sering melakukan hal yang kontras perihal antara apa yang dirasakannya dan yang dilakukannya. Kau bisa saja berkata ‘tidak’ dengan mudah namun hatimu tetap menyuarakan ‘iya’ atau kau bisa saja berlagak tak acuh dan menganggapnya tidak penting namun fakta sebenarnya kau itu peduli. Benar-benar peduli.

Kau tahu istilah dari reaksi formasi? Visualisasinya seperti saat kau menyukai seseorang namun kau tunjukkan sikap yang bertentangan. Sadar atau tidak, sisi paradoksalmu tengah aktif. Kau menentang sesuatu hal yang mengandung kebenaran. Sungguh suatu perbandingan perbedaan yang nyata.

Jadi, apa yang menstimulasi mereka dalam membangun benteng pertahanan? Apa yang membuat kejujuran itu terhempas? Kita bukanlah makhluk immortal. kita manusia yang terkadang kacau dan takut dalam menghadapi kebenaran. Atau mungkin lebih tepatnya takut mengakui bahwa kebenaran itu memang benar-benar nyata.

Abcd
AUY KAQRB AJTWHECB

Everybody wants the truth but no one wants to be honest.

Photograph

I think you will never know how much I want to take a picture of you when you’re not looking, to capture you in those moments when you’re just being yourself, caught up in some daily task, or thoughts and daydreams that I would never even know, times when you’re unaware, and unabashedly imperfect. I wish I have taken those photos of you so that when this day comes, I’ll have those photos to remind me of you, and remember that once upon a time, I had fallen in love with a boy who never even knew how much I loved him.

– Chyntia Go // Photographs

18/06/08

Friends

Left-to-right ( Fahri, Khila, Ummu,Gavin, Jabbar, Steph, Me, Andika. )

Friends
(n) are people you don’t need to talk to every single day, you don’t need to talk to each other for weeks, but when you do, you would never stopped talking.

These guys are my friends. I thin it’s important to make friends, we can share each other our thoughts or some lame jokes, telling the things we like and the things we don’t like, going crazy when we’re hungry and then we order some foods, throwing bullshits on planning something, make fun of each other in a funny way or even having a pointless conversation.

It’s a hilarious and fun moment when we’re together. There is no need of topics to laugh on. They can make us roll on the floor laughing even without any funny reason.

I love them. It’s always a beautiful moment when we’re together spending the times. I like when we were watching movies, I like when we were seeing the sunset over the horizon at a beach and we kept it in a photograph, I like how we have a lot of in common such a sense of humor or music and other stuffs, and also there is always a home that being our favorite spot to discuss something.

At Andika’s house

It’s not just about hang out together, but making a sweet memories that I know 10 years from now I’ll look back and think “Damn I miss these days, I miss these moments when we were young and happy.”

I’m close to very few people, but these few people mean everything to me.

The time is ticking, even though I changed and so did you, I’ll always remember our friendship. How crazy we are. How inseparable we are to each other. Our ups and downs. Our cries and laughs. Our inside jokes and nicknames.

They’re so blurry but somehow, I feel like they’re something that I can never forget.

I don’t know what is tighter, our jeans or our friendship.

11:51 pm

Night night Makassar.

I Call it Reaction Formation.

IMG_20180527_084222.JPG

Ada perasaan yang kutujukan padamu tapi kau tak tahu. Ya, aku membencimu.

Aku benci tiap kali melihat wajahmu. Berhentilah tersenyum karena aku tidak menyukainya.

Janganlah tertawa di dekatku, karena gelegar tawamu itu tidak akan menggetarkan hatiku.

Meski sosokmu yang kuat bersinar di iris mataku, tak akan mampu meninggalkan kesan indah.

Kau tidak indah. Sama sekali tidak spesial. Kau hanyalah satu diantara ribuan kaum Adam lainnya. Kau sama dan tidak berbeda dengan yang lain.

Keberadaanmu tidak membuat sesuatu berubah, tidak membuatku terasa nyaman.

Kalau kau bertanya, bukan kau yang menjadi alasanku terjaga saat-saat aku merindu di tengah malam.

Bukan kau orang yang muncul dalam pikiranku kala teringat siapa-siapa saja yang spesial.

Bukan kau yang membuatku seketika menjadi penyair amatiran.

Bukan kau orang yang terpikirkan kala sajak-sajakku tercipta.

Bukan kau orang yang kuharapkan jadi teman hidup.

Dan bukan kau orang yang berhasil membuatku jatuh terlalu dalam.

Karena kau bukan yang terindah dan kau bukan apa-apa.

JELVM

I’m lying. K, bye.

two minutes to nine. Wakey wakey Lazybones!

Secret Message

images (1).jpeg

Hal apa saja yang menoreh rasa nyaman bagiku? Jawabannya eksistensimu.

Ilusi dan delusiku cukup pandai memainkan sosokmu. Sebabnya karena kau cukup datang dan kesanmu akan terekam.

Saat ujung mataku sadar akan keberadaanmu, sulit rasanya untuk sedetik saja memudarkan rasa yang senang dan juga sakit.

Nyata lain yang harus kuhadapi, kau dan aku hanya dua orang yang terhalang oleh sebuah tamengmu, seorang perempuan lain yang mungkin saja tengah berlabuh pada hatimu.

Alangkah baiknya jika saja aku tidak memendam apa-apa dan alangkah baiknya jika kau tidak indah. Tapi kau spesial dan itu fakta yang ada.

Mengapa kau sulit terlupa atau mengapa kau sering muncul dalam pikiranku kala malam mulai merangkak larut.

Entahlah mungkin aku menyukaimu karena caramu membuatku seolah-olah segalanya terasa teduh.

Ini semua membuatku bermain dengan perasaanku sendiri, perasaan yang terpendam lama dan tak terlisan.

Sedalam-dalamnya perasaan ini bersamaku, aku cukup pandai dalam hal menyembunyikan. Masalahnya adalah sampai kapan.

JELVM

05.06 am

[Makassar di Minggu pagi]